Sabtu, 07 September 2013

wisata Bendungan Watervang Lubuklinggau

Bendungan Watervang terletak sekitar 5 km ke arah timur dari pusat Kota Lubuklinggau dan dapat ditempuh dengan waktu sekitar 15 menit dengan kendaraan bermotor. Bendungan Water Vang dibangun pada 1941 oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda di atas tanah seluas 8.000 hektare.



Watervang merupakan bendungan air Sungai Kelingi yang memiliki fungsi utama untuk mengairi persawahan di wilayah kota lubuklinggau ataupun kabupaten Musirawas.Selain fungsi utama sebagai pengairan, watervang juga berfungsi sebagai objek wisata yang sering di kunjungi wisatawan dari berbagai kota di propinsi Sumatera selatan atau sekitarnya.



Di bendungan Watervang terdapat jembatan gantung yang berada tepat di atas bendungan. Jembatan sepanjang 20 meter membentang seolah memotong bendungan.



Bagi anda yang ingin berlibur ke Lubuklinggau bendungan watervang bisa menjadi tempat tujuan wisata anda bersama keluarga ataupun bersama pacar.

Kamis, 05 September 2013

Bukit Sulap kota Lubuklinggau










 

Kawasan objek wisata ini lokasinya terletak  ± 2 km  dari pusat kota Lubuklinggau merupakan objek wisata alam yang berbentuk bukit yang cukup besar dengan ketinggian ± 700 m dari permukaan laut dengan tumbuh tumbuhan yang alami dan asri serta bertemperatur udara yang sejuk,membutuhkan waktu ± 1,5 jam berjalan kaki melalui jalan setapak berbatu dan tanah untuk sampai kepuncaknya,bukit ini cukup menantang bagi wisatawan dan pencinta alam yang senang berpetualangan, dari puncak bukit sulap pengunjung dapad berleluasa memandang keindahan alam kota lubuklinggau, apabila dimalam hari.
            Disamping itu,dipuncak bukit sulap juga terdapat tumbuh tumbuhan yang berupa tumbuhan bambu. yang unik, batangnya berwarna seperti warna bambu yang umumnya berwarna hijau bersih namun dahan dan ranting-rantingnya berwarna kuning serta berduri-duri. Selain itu terdapat juga bambu yang batangnya berlubang seperti bambu biasa tapi dahan dan ranting-rantingnya buntu sehingga menjadikan bambu ini mempunyai keunikan dan kekhasan tersendiri yang mungkin tidak terdapat di tempat lain.
Yang tidak kalah menariknya di lereng Bukit Sulap terdapat sungai dengan air yang bening. Sungai tersebut diberi nama sungai Kesie, airnya mengalir di sepanjang sungai tersebut dengan panorama alam yang indah sehingga Bukit Sulap akan memberikan ketenangan dan kesejukan tersendiri sebagai objek wisata bagi para pengunjung ataupun wisatawan.
Di lerenng bukit sulap juaga terdapat situs 4 (empat) kuburan,kuburan tersebut diberinama kuburan bujang kurap bahkan oleh masyarakat,kabupaten musirawas dan kota lubuklinggau sudah dikeramatkan.
Bujang kurap adalah salah satu cerita rakyat musi rawas dan kota lubuklinggau yang sudah melekat pada masyarakat mengisahkan kesaktian pemuda pada masa itu.lokasi situs bujang kurap disidorejo kelurahan pelita jayakecamatan lubuklinggau barat 1 ± 1 km dari pusat kota lubuklinggau. Untu mencapai komplek situs pengunjung dapat menggunakn kendaraan roda 2 (dua) atau berjalan kaki, didak dapat dicapai dengan kendaraan roda 4(empat) karena lokasi situs tersebut dipisahkan oleh aliran sungai kelingi. Diatas sungai ini terdapat sebuah jembatan gantung, jembatan gantung inilah salah satunya jalan yang dapat ditempuh untuk mencai situs bujang kurap.
Bukit sulap juga identik dengan kota lubuk linggau.karna bukit sulap merupakan lambang dari kota lubuklinggau dan bukit sulap dapat dilihat atau dipandang dari semua pwnjuru kota lubuklinggau.

Wisata Air Terjun Temam yang menawan


Air Terjun Temam merupakan salah satu objek wisata alam yang berada di Propinsi Sumatera Selatan. Air terjun ini berada di Kota Lubuk Linggau tepatnya di Kelurahan Rahma, 11 kilometer dari pusat kota Lubuk Linggau yang termasuk dalam Kabupaten Musi Rawas, Propinsi Sumatera Selatan.

Objek wisata air terjun Temam ini menjadi tempat favorit masyarakat Lubuk Linggau dan sekitarnya untuk mengisi hari libur. Pada akhir pekan, tempat wisata ini dipenuhi oleh pengunjung yang ingin menikmati keindahan panorama air terjun atau hanya sekadar melepaskan penat bersama keluarga setelah beraktivitas seminggu penuh.
 
Bentuk air terjun Temam ini relatif unik. Biasanya sebuah air terjun memiliki bentuk menjulang keatas, namun air terjun temam ini melebar kesamping dengan lebar 25 meter dan tinggi 12 meter. Untuk tiket masuk air terjun sebesar Rp 2.000/orang ditambah biaya parkir kendaraan. Area parkir di lokasi ini cukup luas sehingga tidak usah kuatir tidak kebagian tempat parkir.
Untuk menuju ke lokasi air terjun Temam ini sangatlah mudah. Dari Kota Lubuk Linggau hanya 15 - 20 menit. Air terjun ini hanya berjarak 500 meter dari Mapolsek Lubuk Linggau Selatan sehingga sangat mudah untuk menemukan objek wisata ini.
 
Tiba di tempat parkir, kita bisa mendengar suara gemuruh air terjun tersebut, meskipun air terjunnya tidak kelihatan karena tertutup oleh rimbunnya pepohonan. Di lokasi parkir terdapat tempat untuk istirahat yang terbuat dari beton tanpa dinding untuk melepas lelah setelah perjalanan. 
Usai beristirahat di area parkir, perjalanan bisa dilanjutkan kembali dengan menyusuri anak tangga yang cukup tinggi. Disini pengunjung diharapkan hati-hati karena jalan atau anak tangga cukup licin. Di ujung anak tangga terdapat sebuah area pelataran yang luas yang terdapat beberapa tempat istirahat berupa bangunan berbentuk cendawan raksasa lengkap dengan tempat duduknya.
Sampai di lokasi air terjun, rasa lelah dalam perjalanan langsung hilang bersama mengalirnya air terjun tersebut. Disini pengunjung bisa mandi ataupun hanya berfoto-foto dan menikmati suara gemericik air yang jatuh dari atas.